Minyak Kutus Kutus Riau

Minyak Kutus Kutus Riau, Jual, Agen, Reseller

Minyak Kutus Kutus Riau – Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah pulau Sumatra. Provinsi ini terletak di bagian tengah pantai timur Pulau Sumatra, yaitu di sepanjang pesisir Selat Melaka. Hingga tahun 2004, provinsi ini juga meliputi Kepulauan Riau, sekelompok besar pulau-pulau kecil (pulau-pulau utamanya antara lain Pulau Batam dan Pulau Bintan) yang terletak di sebelah timur Sumatra dan sebelah selatan Singapura. Kepulauan ini dimekarkan menjadi provinsi tersendiri pada Juli 2004. Ibu kota dan kota terbesar Riau adalah Pekanbaru. Kota besar dan Ibukota Kabupaten lainnya antara lain Dumai, Selatpanjang, Bagansiapiapi, Bengkalis, Bangkinang, Tembilahan, dan Rengat.

Minyak Kutus Kutus berawal dari sebuah desa Bona, sebuah desa kecil yang terletak di kabupaten Gianyar Bali. Dengan niat untuk berbagi kesembuhan kepada siapapun di muka bumi ini dan dengan keyakinan dalam menyajikan sebuah ramuan yang menjadi warisan Nusantara yang telah terbukti menyembuhkan dan menyehatkan dari sejak jaman Majapahit, lahirlah produk TAMBA WARAS bernama Minyak Kutus-Kutus, Minyak Tanamu Tanami , Sabun Kalila Kalila, Sabun Tanamu Tanami, Body Wash dan Hand Sanitizer Tamba Waras . Warisan yg dulu terpendam, kini bersinar kembali untuk menjadi bagian dalam keseharian kita untuk memperoleh kesembuahan dan kesehatan.

MENERUSKAN WARISAN NUSANTARA

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Jamu merupakan ramuan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alam yang diracik tanpa menggunakan bahan kimia sebagai aditif (bahan tambahan). Jamu sering disebut sebagai ramuan tradisional karena jamu memang sudah dikenal sejak jaman nenek moyang sebelum ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan obat-obatan modern masuk ke Indonesia.

Jamu adalah ramuan unik untuk pengobatan herbal di Indonesia, and dan digunakan untuk mengobati apapun sesuai dengan efektifitas tanaman yang dikenal secara empiris turun-temurun. Pengetahuan tentang Jamu telah digunakan selama berabad-abad di Indonesia , dan masih digunakan hingga hari ini.

Minyak Kutus Kutus Riau – Merupakan sebuah niat tulus dari kami untuk dapat berbagi dan membantu penyembuhan kepada sebanyak-banyaknya teman ataupun kerabat dari hasil penemuan kami dengan mengombinasikan berbagai macam tanaman herbal yang selama ini telah terbukti dapat membantu dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Produk Tamba Waras melipuit

MINYAK KUTUS KUTUS

Minyak Kutus Kutus Riau -
inyak Kutus Kutus Riau

Minyak KUTUS KUTUS adalah minyak herbal yang terbuat dari campuran beragam tanaman jamu yang diolah secara khusus dengan cara tradisional. Sehingga menghasilkan Minyak jamu Herbal yang membantu proses penyembuhan serta aman dan nyaman untuk dipakai sehari-hari. Cara Pemakaiannya cukup sederhana hanya dengan membalurkan Minyak Kutus Kutus di anggota tubuh tertentu sesuai dengan sakit yang diderita.

MINYAK KUTUS Kutus dipercaya mampu mengaktifkan Energi tubuh yang sering disebut “Chi” sehingga secara otomatis menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh. Energi Chi adalah energi Inti kehidupan, yang mengalir pada jalur jalur meridian pada tubuh kita. Energi yang membuat manusia hidup dan semua organ berfungsi dengan baik. Apabila ada gangguan pada Chi maka akan ada gangguan pada organ tubuh.

APA ITU MINYAK KUTUS KUTUS

Minyak kutus kutus ini dibuat dengan tanaman herbal yang di ekstrak dengan minyak kelapa lalu di blend dengan minyak essential hingga terjadi paduan serasi antara jamu & aromaterapi yang biasanya dua cara pengobatan ini dilakukan dengan cara berbeda. Unsur jamu digunakan untuk mengobati dan unsur aromaterapi digunakan untuk menentramkan tubuh, sehingga tingkat penyembuhan akan berlangsung dan menyenangkan. Ditambah minyak kutus kutus ini mudah meresap kedalam semua sirkulasi tubuh melalui pori-pori kulit karena ukuran dari minyak ini molekulnya sangat kecil sehingga penyerapannya juga sangat cepat.

BAHAN MINYAK KUTUS KUTUS

Terbuat dari 100% bahan-bahan alami. Tidak ada bahan kimia dalam komposisi minyak ini. Selain itu juga tidak menggunakan minyak dari hewan. Landasan formula yang dipakai ini mulai dari unsur akar, batang, daun, bunga, buah, minyak kelapa murni serta minyak essential yang merupakan satu unsur perpaduan. Terbuat dari beragam jenis tanaman herbal yang sudah terbukti khasiatnya mampu membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Sehingga minyak herbal kutus-kutus memiliki berbagai khasiat untuk membantu penyembuhan berbagai macam penyakit.

MANFAAT MINYAK KUTUS KUTUS

MINYAK KUTUS KUTUS membantu anda mendapatkan kesehatan secara khusus membangkitkan energi penyembuhan dari alam dengan bahan tradisonal dari masuk angin, perut kembung dan gatal gatal akibat di gigit serangga serta sebagai minyak urut untuk membantu meredakan pegal linu, encok dan nyrei pada persendian masih banyak lagi manfaatnya

CARA PEMAKAIAN MINYAK KUTUS KUTUS

Minyak Kutus Kutus Riau – CARA PEMAKAIAN MINYAK KUTUS-KUTUS cukup mudah yaitu dengan cara membalurkan pada bagian telapak dan jari jari kaki, tulang punggung dari atas samapai tulang ekor dan pada bagian tubuh yang bermasalah dengan dosis sesuai anjuran yang tertera pada label kemasan. Karena terbuat dari bahan alami maka minyak ini tergolong aman dan nyaman di gunakan sehari hari, sifatnya yang alami membuat minyak ini memilik khasiat ganda, yaitu untuk menyembuhkan penyakit dan dapat menenangkan jiwa sehingga proses penyembuhan akan memberikan efek yang menyenangkan serta membahagiakan. Kegunaan Minyak kutus kutus antara lain untuk mengobati asam urat, nyeri sendi, rematik, pegal linu, kesemutan, keseleo, sakit pinggang, kram otot, nyeri otot, otot bengkak, otot kejang, leher tegang, saraf kejepit, lebam dan lain sebagainya.

MINYAK TANAMU TANAMI

MINYAK TANAMU TANAMI

Komposisi MINYAK TANAMU TANAMI ini terbuat dari 95% dari Minyak Nyamplung, yang ditambah dengan sedikit kandungan dari Minyak Zaitun dan Minyak Kelapa. Minyak Nyamplung sendiri saat ini sangat sulit di cari, terutama yang belum terproses menjadi oli. Betul, Minyak biji Nyamplung memang digunakan sebagai bahan pembuatan oli.

Minyak Kutus Kutus Riau – Namun, selain berfungsi sebagai bahan dasar dalam pembuatan oli, Minyak Nyamplung ternyata juga telah di teliti dan dipelajari kandungannya memiliki fungsi yang bagus untuk menjaga serta mengatasi masalah yang ada pada kulit. Hal ini terjadi karena di dalam kandungan Minyak Nyamplung terdapat kandungan seperti calophyllolide (anti-inflamasi) dan delta-tocotrienol (vitamin E), serta sejumlah antioksidan super yang sering juga disebut xanthone.

MERAWAT SERTA MEMPERBAIKI STRUKTUR KULIT

Minyak Tanamu Tanami sangat sosok juga untuk meremajakan sel kulit dan memperbaiki sel kulit kulit mati. Dengan adanya Minyak Tanamu Tanami maka tidak perlu lagi serum kecantikan. Disamping itu juga minyak ini mudah diserap kulit sehingga mampu meremajakan sel-sel kulit dan membuat kulit menjadi lembab. Minyak Tanamu Tanami juga dapat melindungi kita dai sinar UV dan perlindungan SPF 20. Mampu mencegah kerutan di wajah juga.

Penelitian selama lebih dari satu abad teelah meenemukan bahwa Tanamu Oil (Minyak Biji Nyamplung) dapat sangat bermanfaat untuk anti penuaan dini. Berbagai Negara di dunia sudah memanfaatkan keajaiban dari khasiat minyak ini dalam halal kecantikan. Minyak Tanamu juga sangat mudah meresap kedalam pori-pori kulit anda. Cara kerjanya masuk ke jarigan ikat dan membantu pertumbuhan sel-sel baru di dalam kulit dan juga melindungi jaringan sel kulit baru ini dari serangan dari luar kulit kita.

MANFAAT MINYAK TANAMU TANAMI

MINYAK TANAMU TANAMI Cukup ampuh karena kemampuannya untuk menghasilkan jaringan kulit baru, anti inflamasi, anti neuralgic, antibiotic dan antioksidan. Orang Polinesia Kuno menggunakan Tanamu oil untuk mengobati dan menyembuhkan luka. Di era modern sekarang ini Tanamu Oil banyak di gunakan untuk mengobati bekas luka, bekas jerawat, Bintik Hitam, Stretch Mark, Kulit kering, dan pecah pecah. Kegunaan lainnya yaitu dapat di jadikan pertolongan pertama dalam mengobati Memar, Rematik, Luka Bakar, dan lain lsebagainya. Minyak Tanamu Tanami tidak berminyakdan mudah diserap kulit, karena memiliki sifat anti mikroba dan anti inflamasi. Minyak Tanamu Tanami sering di guunakan untuk penyakit kurap, bisul, Konjungtivitis dan infeksi lainnya. Manfaat lain dari minyak tanamu tanami di antaranya mengobati Wasir, Sakit Tenggorokan, Jerawat, Digigit serangga, Kulit bersisik, Ruam Popok, Luka pasca operasi, Eksim dan lain sebagainya

CARA PEMAKAIAN MINYAK TANAMU TANAMI

Minyak Kutus Kutus Riau – CARA PEMAKAIAN MINYAK TANAMU TANAMI (TANAMU OIL) Ini sebenarnya cukup mudah di lakukan oleh orang biasa, cukup di balurkan saja sampai merata pada permukaan kulit maka secara langsung Minyak Tanamu Tanami akan bekerja dengan sendirinya , Untuk Mendapatkan Hasil yang lebih maksimal sebaiknya kulit anda di bersihkan terlebih dahulu dari segala macam kotoran agar minyak Tanamu Tanami mudah meresap lebih baik, karena kulit yang kotor menyimpan banyak bakteri serta sampah yang akan menyumbat pori pori kulit sehingga proses penyerapan tidak maksimal

SABUN KALILA KALILA

SABUN KALILA KALILA

Sabun Kalila kalila yang berasal dari sisa ekstraksi MINYAK KUTUS-kutus yang terdiri dari 49 jenis tanaman herbal ditambah minyak kelapa murni dan minyak zaitun. Meskipun hanya tergolong limbah dari minyak kutus-kutus namun sabun ini juga memiliki khasiat yang luar biasa, antara lain untuk mengatasi berbagai penyakit kulit seperti panu, gatal-gatal, kutu air, dan biang keringat. Sabun akan mampu menyegarkan kulit dan membilas semua kotoran yang menempel, aroma wangi yang melekat akan mengusir bau keringat berganti dengan ekstrak wangi yang menyegarkan.

KOMPOSISI SABUN KALILA KALILA

Minyak Kutus Kutus Riau – Sabun Kalila kalila yang berasal dari sisa ekstraksi minyak kutus-kutus yang terdiri dari 49 jenis tanaman herbal ditambah minyak kelapa murni dan minyak zaitun. Meskipun hanya tergolong limbah dari minyak kutus-kutus namun sabun ini juga memiliki khasiat yang luar biasa, antara lain untuk mengatasi berbagai penyakit kulit seperti panu, gatal-gatal, kutu air, dan biang keringat. Sabun akan mampu menyegarkan kulit dan membilas semua kotoran yang menempel, aroma wangi yang melekat akan mengusir bau keringat berganti dengan ekstrak wangi yang menyegarkan.

MENYEGARKAN DAN MENENTRAMKAN

Aroma rempah-rempah akan berpadu dengan wangi dari bahan lain seperti bunga kenanga yang tidak kalah sedap sehingga akan menimbulkan aromaterapi yang menentramkan ketika Anda menggunakan sabun ini.Selain mengandung berbagai rasa wangi yang khas, sabun ini juga memiliki sensasi hangat yang ditimbulkan dari cengkeh yang ada dalam salah satu kandungan sabun kalilakalila. Aroma cengkeh akan menyegarkan sekaligus mengusir rasa lelah yang melanda tubuh saat melakukan aktivitas seharian di luar ruangan.

MANFAAT SABUN KALILA KALILA

Selain berfungsi untuk mengobati berbagai keluhan penyakit kulit yang ringan, sabun kalilakalila juga dapat digunakan sebagai sabun pencegah atau perawatan atas kulit yang sudah sehat agar terhindar dari penyakit kulit yang mengganggu, sehingga untuk anda yang memiliki kulit yang halus dan bersih bisa menggunakan sabun kalilakalila dengan rutin agar selalu terjaga kesehatannya.

Minyak Kutus Kutus Riau – Salah satu yang dapat dirasakan pengguna sabun kalilakalila adalah adanya aroma berbeda yang ditimbulkan dari sabun ini ketika di pakai. Saat sabun biasa saat di pakai tidak terlalu memancarkan wangi yang khas maka sabun kalilakalila memiliki wangi yang has rempah-rempah yang memang menjadi bahan dalam pembuatannya.

CARA PEMAKAIAN SABUN KALILA KALILA

Anda tentu sangat terganggu dengan jerawat atau penyakit kulit yang biasa hinggap tanpa memandang situasi, penyakit kulit ini biasanya ada karena lingkungan yang tidak bersih, efek penularan dari orang satu lingkungan serta penggunaan sabun yang kurang tepat.

Jadi jika menginginkan kulit yang sehat pastikan bahwa anda selalu menggunakan air dan kamar mandi yang bersih, tidak menukar peralatan mandi seperti handuk dan sabun dan yang tidak kalah penting adalah menggunakan sabun yang pas yang berguna untuk kesehatan kulit seperti sabun kalilakalila, penggunaan sabun ini secara teratur akan menghasilkan kulit yang sehat, lembab, halus, dan bersih.

SABUN TANAMU TANAMI

SABUN TANAMU TANAMI

Sabun Tanamu Tanami adalah sebuah produk sabun berkuwalitas premium dengan banyak keunggulan Sabun Tanamu Tanami menggunakan rempah-rempah hasil ekstraksi. MINYAK TANAMU TANAMI yang memiliki kandungan 50% Minyak Nyamplung (Tanamu Oil). Berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan kulit yang membandel seperti gatal-gatal akibat alergi luka jerawat, panu bekas luka dan bekas jerawat serta gangguan-gangguan kulit lainnya.

KOMPOSISI SABUN TANAMU TANAMI

Minyak Kutus Kutus Riau – Minyak kelapa murni memiliki berbagai khasiat baik untuk kecantiikan, dengan kandungan protein yang tinggi minyak kelapa mampu merangsang pertumbuhan rambut, selain itu minyak kelapa juga bisa dimanfaatkan sebagai pelembab alami kulit, serta untuk lotion karena sifatnya tersebut. Minyak zaitun ialah salah satu jenis minyak yang paling baik saat ini karena kandungan lemak jenunya yang sedikit. Minyak Zaitun juga memiliki kandungan vitamin E yang tinggi, yang berfungsi sebagai antioksidan sebagai pencegah kanker, terutama kanker kulit.

Rempah rempah berkualitas, kandungan rempah yang sangat tinggi menjadikan Sabun Tanamu Tanami ini sangat nyaman ketika digunakan. Rasa hangat yang timbul ketika sabun ini diusapkan merata di seluruh tubuh memberikan sensasi yang beda ketimbang sensasi mandi yang pernah anda rasakan sebelumnya. Tanamu Oil atau minyak nyamplung ialah sebuah bahan yang sebenarnya tidak asing bagi sebagian orang di Indonesia. Tumbuhan yang tumbuh subur di hampir seluruh daratan Indonesia ini sering kita jumpai, namun masih jarang yang tahu mengenai manfaatnya untuk membantu mengatasi maslah kulit. Penelitian terhadap nyamplung pun masih sedikit, namun manfaat nyamplung tak usah di ragukan lagi.

APA BAHAYANYA PRODUK BERBAHAN KIMIA UNTUK KULIT?

Berikut ini merupakan bahan kimia yang sering dijumpai pada kosmetik :

Triclosan banyak sekali digunakan pada produk sabun, deodorant, pasta gigi, dll, sifatnya yang mudah diserap oleh kulit dan dan diketahui beracun atau karsinogenik di alam. Penelitian menunjukkan bahwa antibakteri dapat mengganggu fungsi testosterone pada sel dan dapat merusak beberapa bakteri yang baik sehingga meningkatkan kerentanan terhadap infeksi tertentu.

Diethanolamine (DEA) ialah racun digunakan dengan DEA coccamide dan DEA lauramide sebagai pengemulasi dan pembuat busa dalam banyak produk perawatan pribadi seperti sampo krim cukur lotion pelembab kulit dan sabun bayi. Hal ini bersifat carcinogenic dalam alam dan bertindak sebagai penghancur hormone dan vitamin di dalam tubuh.

Formaldehida adalah salah satu bahan kimia berbahaya lain yang umum digunakan dalam sabun mandi bayi, poles kuku, perekat dan pewarna rambut bulu mata. Jika terus digunakan dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti keracunan system kekebalan tubuh, iritasi pernafasan dan bahkan kanker.

Merkuri banyak ditemukan pada produk kecantikan fungsinya untuk memutihkan kuli. Banyak juga ditemukan pada produk seperti mascara. Penggunaan bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, kerusakan saraf dll.

MANFAAT SABUN TANAMU TANAMI

Minyak Kutus Kutus Riau – Manfaat sabun tanamu tanami sungguh luar biasa, antara lain untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap, gatal-gatal akibat alergi, dan sebagainya. Tamanu oil juga mujarab untuk mengatasi masalah jerawat dan komedo, kulit bersisik, serta kulit pecah-pecah. Selain itu juga bisa menyembuhkan luka lecet, luka bakar, dan kulit lebam akibat benturan. Dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Minyak kelapa murni sangat bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit, antara lain melembabkan kulit, menghaluskan kulit, dan menyuburkan rambut. Karena khasiatnya tersebut maka minyak kelapa sering digunakan sebagai campuran pada berbagai produk kecantikan, seperti halnya pada sabun tanamu tanami.

CARA PEMAKAIAN SABUN TANAMU TANAMI

Memberikan sensasi hangat yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Oleh karena itu rempah-rempah juga sering dijadikan campuran pada berbagai produk kecantikan kulit seperti lulur atau mangir, atau sabun yang mengandung lulur. Sabun tanamu tanami mengandung tamanu oil, minyak kelapa, minyak zaitun, dan rempah-rempah. Perpaduan tersebut menghasilkan sebuah sabun kesehatan yang berkualitas tinggi dan mampu mengatasi berbagai permasalahan kulit. Penggunaan sabun tanamu tanami setiap mandi akan menghasilkan kulit yang sehat dan cantik. Selain itu sensasi hangat yang ditimbulkan serta aromanya yang khas akan membuat acara mandi anda menjadi berbeda dan spesial, sangat berbeda dibandingkan ketika anda menggunakan sabun mandi sebelumnya.

Demikianlah sekelumit produk dari Tamba Waras yang kami ambil dari sumber pembutanya, semoga bermanfaat, Untuk melanjutkan artikel menurut Judul di atas akan kami bahas di bawah ini

minyak kutus kutus jayapura
minyak kutus kutus papua
minyak kutus kutus sorong
minyak kutus kutus papua barat

Minyak Kutus Kutus Riau – Riau saat ini merupakan salah satu provinsi terkaya di Indonesia, dan sumber dayanya didominasi oleh sumber alam, terutama minyak bumi, gas alam, karet, kelapa sawit dan perkebunan serat. Tetapi, penebangan hutan yang merajalela telah mengurangi luas hutan secara signifikan, dari 78% pada 1982 menjadi hanya 33% pada 2005.[6] Rata-rata 160.000 hektare hutan habis ditebang setiap tahun, meninggalkan 22%, atau 2,45 juta hektare pada tahun 2009.[7] Deforestasi dengan tujuan pembukaan kebun-kebun kelapa sawit dan produksi kertas telah menyebabkan kabut asap yang sangat mengganggu di provinsi ini selama bertahun-tahun, dan menjalar ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Riau

inyak Kutus Kutus Riau
inyak Kutus Kutus Riau

Etimologi
Minyak Kutus Kutus Riau – Ada tiga kemungkinan asal kata riau yang menjadi nama provinsi ini. Pertama, dari kata Portugis, rio berarti sungai.[8][9] Pada tahun 1514, terdapat sebuah ekspedisi militer Portugis yang menelusuri Sungai Siak, dengan tujuan mencari lokasi sebuah kerajaan yang diyakini mereka ada pada kawasan tersebut, dan sekaligus mengejar pengikut Sultan Mahmud Syah yang melarikan diri setelah kejatuhan Kesultanan Malaka.[10]

Versi kedua menyebutkan bahwa riau berasal dari kata riahi yang berarti air laut. Kata ini diduga berasal dari tokoh Sinbad al-Bahar dalam kitab Seribu Satu Malam,[9] dan versi ketiga menyebutkan bahwa kata ini berasal dari penuturan masyarakat setempat, diangkat dari kata rioh atau riuh, yang berarti ramai, hiruk pikuk orang bekerja. Besar kemungkinan nama ini memang berasal dari penamaan rakyat setempat, yaitu orang Melayu yang hidup di daerah Bintan, yang kini masuk wilayah Kepulauan Riau. Nama itu kemungkinan telah mulai terkenal semenjak Raja Kecik memindahkan pusat kerajaan Melayu dari Johor ke Ulu Riau pada tahun 1719.[9]

Geografi
Luas wilayah provinsi Riau adalah 87.023,66 km², yang membentang dari lereng Bukit Barisan hingga Selat Malaka. Riau memiliki iklim tropis basah dengan rata-rata curah hujan berkisar antara 2000-3000 milimeter per tahun, serta rata-rata hujan per tahun sekitar 160 hari.

Sumber daya alam
Minyak Kutus Kutus Riau – Provinsi ini memiliki sumber daya alam, baik kekayaan yang terkandung di perut bumi, berupa minyak bumi dan gas, serta emas, maupun hasil hutan dan perkebunannya. Seiring dengan diberlakukannya otonomi daerah, secara bertahap mulai diterapkan sistem bagi hasil atau perimbangan keuangan antara pusat dengan daerah. Aturan baru ini memberi batasan tegas mengenai kewajiban penanam modal, pemanfaatan sumber daya, dan bagi hasil dengan lingkungan sekitar.

Kependudukan
Jumlah penduduk provinsi Riau berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Riau tahun 2019 sebesar 6.814.909 jiwa.[2] Kabupaten/Kota yang memiliki jumlah penduduk terbanyak adalah Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 903.902 jiwa, sedangkan Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk terkecil adalah Kabupaten Kepulauan Meranti yakni sebesar 176.371 jiwa.

Suku bangsa
Penduduk provinsi Riau terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa Suku Melayu merupakan masyarakat terbesar dengan komposisi 33.20% dari seluruh penduduk Riau. Mereka umumnya berasal dari daerah pesisir di Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti, hingga ke Pelalawan, Siak, Inderagiri Hulu dan Inderagiri Hilir. Suku bangsa lainnya yaitu Jawa (29.20%), Batak (12.55%), Minangkabau (12.29%), Banjar (4.13%), Bugis (1.94%), Tionghoa (2.85%), Suku Sunda 1.41%, Nias 1.29% dan Suku Lainnya 2.14%. Ada juga masyarakat asli Riau bersuku rumpun Minangkabau terutama yang berasal dari daerah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan sebagian Inderagiri Hulu. Juga masyarakat Mandailing di Rokan Hulu, yang lebih mengaku sebagai Melayu daripada sebagai Minangkabau ataupun Batak.[35]

Abad ke-19, masyarakat Banjar dari Kalimantan Selatan dan Bugis dari Sulawesi Selatan, juga mulai berdatangan ke Riau. Mereka banyak bermukim di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya Tembilahan.[36] Di bukanya perusahaan pertambangan minyak Caltex pada tahun 1940-an di Rumbai, Pekanbaru, mendorong orang-orang dari seluruh Nusantara untuk mengadu nasib di Riau.

Suku Jawa dan Sunda pada umumnya banyak berada pada kawasan transmigran. Sementara etnis Minangkabau umumnya menjadi pedagang dan banyak bermukim pada kawasan perkotaan seperti Pekanbaru, Bangkinang, Duri, dan Dumai. Begitu juga orang Tionghoa pada umumnya sama dengan etnis Minangkabau yaitu menjadi pedagang dan bermukim khususnya di Pekanbaru, serta banyak juga terdapat pada kawasan pesisir timur seperti di Bagansiapiapi, Selatpanjang, Pulau Rupat dan Bengkalis.

Selain itu di provinsi ini masih terdapat sekumpulan masyarakat asli yang tinggal di pedalaman dan pinggir sungai, seperti Orang Sakai, Suku Akit, Suku Talang Mamak, dan Suku Laut.

Bahasa
Minyak Kutus Kutus Riau – Riau merupakan provinsi dengan latar belakang penduduk yang majemuk, sehingga terdapat banyak bahasa yang dipertuturkan sehari-hari. Menurut Sensus 2010, 40,05% penduduk Riau berusia 5 tahun ke atas berbicara menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan 58,68% menggunakan bahasa daerah. Sisanya menggunakan bahasa asing atau tidak menjawab.[37] Bahasa-bahasa daerah yang dipertuturkan di Riau, antara lain Melayu, Minangkabau, Batak, Bugis, dan Banjar.[38]

Bahasa Melayu, yang dikenal sebagai bahasa Melayu Riau, merupakan bahasa yang dipertuturkan secara luas oleh etnis Melayu yang merupakan penduduk asli Riau khususnya di daerah pesisir, seperti Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan di sekitar pulau-pulau. Menurut Sensus 2010, bahasa Melayu dipertuturkan oleh 1,8 juta penduduk.[39]

Bahasa Minangkabau dipergunakan secara luas di bagian barat Riau yang berbatasan dengan Sumatra Barat dan sebagai bahasa perniagaan di perkotaan. Selain dipakai oleh pendatang dari Sumatra Barat, bahasa ini juga dipertuturkan oleh penduduk asli Kampar, Rokan Hulu, dan Kuantan Singingi. Ketiga daerah tersebut mempunyai budaya yang serumpun dengan daerah tetangganya di Sumatera Barat, serta mempunyai dialek tersendiri. Pada umumnya, penutur asli tersebut tidak menyebutkan bahasanya sebagai bahasa Minang, tapi sebagai bahasa tersendiri.[40][41][42] Dialek-dialek Minang yang tersebar di Riau antara lain, dialek Kampar (bahaso Ocu),[43][44] dialek Kuantan Singingi, dialek Rokan, dialek Basilam, dan dialek Indragiri.[45] Menurut Sensus 2010, bahasa Minangkabau dipertuturkan oleh 272 ribu penduduk.[39]

Bahasa-bahasa dari Rumpun Bahasa Batak, juga dipertuturkan di provinsi Riau. Khususnya bahasa Mandailing yang dipertuturkan luas di Kabupaten Rokan Hulu.[38]

Bahasa Banjar di Riau banyak dipertuturkan orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir. Ada 4 dialek yang tersebar, yaitu dialek Pekan Kamis, dialek Simpang Gaung, dialek Sungai Raya-Sungai Piring, dan dialek Teluk Jira. Menurut perhitungan dialektrometri, dialek-dialek Banjar yang ada di Riau memiliki perbedaan sebesar 66,75% dengan daerah asalnya di Kalimantan Selatan.[38]

Minyak Kutus Kutus Riau – Selain itu Bahasa Hokkien juga masih banyak digunakan di kalangan masyarakat Tionghoa, terutama yang bermukim di Pekanbaru, Selatpanjang, Bengkalis, dan Bagansiapiapi[butuh rujukan].

Dalam skala yang cukup besar juga didapati penutur Bahasa Jawa yang digunakan oleh keturunan para pendatang asal Jawa yang telah bermukim di Riau sejak masa penjajahan dahulu, serta oleh para transmigran dari Pulau Jawa pada masa setelah kemerdekaan.

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah (km2)[47]Jumlah penduduk (2017)[47]KecamatanKelurahan/desaLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten BengkalisBengkalisSyahrial Abdi (Pj.)6.975,41537.1421119/136
2Kabupaten Indragiri HilirTembilahanM. Wardan12.614,78616.3472039/197
3Kabupaten Indragiri HuluRengatYopie Arianto7.723,80421.9221416/178
4Kabupaten KamparBangkinangCatur Sugeng Susanto10.983,47740.839218/242
5Kabupaten Kepulauan MerantiSelatpanjangIrwan Nasir3.707,84206.61195/96
6Kabupaten Kuantan SingingiTaluk KuantanMursini5.259,36326.2661511/218
7Kabupaten PelalawanPangkalan KerinciM. Harris12.758,45365.8171214/104
8Kabupaten Rokan HilirBagansiapiapiSuyatno8.881,59631.2381525/159
9Kabupaten Rokan HuluPasir PengaraianSukiman7.588,13553.095166/139
10Kabupaten SiakSiak Sri IndrapuraAlfedri8.275,18415.128149/122
11Kota DumaiH. Jonli, S.Sos, M.Si(Pj.)1.623,38280.174733/-
12Kota PekanbaruFirdaus632,27886.2261283/-

Transportasi

Provinsi Riau merupakan satu-satunya provinsi yang mempunyai BUMD di bidang transportasi udara yakni PT. Riau Air, yang bertujuan untuk melayani daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalan darat maupun laut. Riau Air mengoperasikan Fokker-50 buatan Belanda sebanyak lima armada, dan tahun 2008 perusahaan ini menambah dua armada lagi dengan jenis Avro-RJ 100.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Open chat